TIM KAMPANYE SUGIRI SANCOKO –LISDYARITA LAPORKAN SEKDA PONOROGO KE BAWASLU

DUTANUSANTARAFM.COM – Tim Kampanye pemenangan pasangan calon nomor urut 1 Sugiri Sancoko –Lisdyarita kembali membuat laporan terkait dugaan pelanggaran kampaye yang dilakukan oleh Sekdakab Ponorogo Agus Pramono ke Bawaslu pada Sabtu ( 03/10/2020). Laporan ini merupakan laporan kedua, setelah pada Senin ( 28/10/2020) kemarin melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Bupati Non Aktif Ipong Muclissoni menjelang masa cutinnya dengan menadatangani hutang ke PT. SMI sebesar 200 milyar.

Engki Bastian, sekertaris tim kampanye pemenangan pasangan calon nomor urut 1 Sugiri Sancoko –Lisdyarita usai melaporkam ke Bawaslu menjelaskan, dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Sekdakab Ponorogo Agus Pramono sebagai ASN adalah terlibat dalam kampanye salah satu paslon, yaitu paslon nomer 2. Statemen sekdakab Ponorogo Agus Pramono dalam sebuah media online menyatakan bahwa program Ipong selaku Bupati akan memberikan dana 2 juta per rt dan 1 juta per 1 dasa wisma. Hal itu melanggar 7 larangan ASN disaat kampaye. Pernyataan tersebut merugikan paslon Sugiri Sancoko-Lisdyarita dan melanggar pasal 71 ayat 1 UU no.10 tahun 2016.

“Sekda melanggar kan karena penyataan itu dilontarkan ke media setelah penetapan yaitu pada 27 September masuk pada tahapan kampanye. Artinya posisinya sebagai sekda dan memberikan pernyataan tersebut mengindikasikan terlibat dalam kampanye sehingga masuk dalam pelanggaran kampaye, “jelas Engky Bastian , Sekertaris Tim Pemenangan Kampanye Sugiri Sancoko-Lisdyarita.

Mardji Nur Cahyo , Ketua Devisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Ponorogo mengakui pihaknya menerima laporan lagi dari tim kampanye pemenangan paslon 1. Dan saat ini laporan baru sebatas diterima, selanjutnya akan dilakukan kajian.

“Kajian dilakukan dalam 3 hari kedepan sejak laporan untuk mengetahui apakah laporan ini memenuhi syarat formil dan materiil. Jika memenuhi maka akan diterima dan register kemudian ditindaklanjuti dengan meminta keterangan pelapor dan terlapor, “jelas Mardji Nur Cahyo, Ketua Devisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Ponorogo , Sabtu ( 03/10/2020). (end)